Mengapa Hujan Tak Turun Lagi di Maumere

Mungkin demikian yang tersirat dalam pikiran masyarakat Maumere Kabupaten Sikka melihat keadaan cuaca akhir-akhir ini yang sangat minim hujan. Selain jarangnya hujan yang terjadi, ada juga saya dengar yang mengeluh dengan panasnya suhu di Maumere. Memang benar mungkin itu salah satu efek dari berkurangnya hujan dan jarangnya pertumbuhan awan-awan di atas langit Maumere.
Dari tinjauan Meteorologi yang coba saya himpun, seharusnya puncak musim hujan adalah sekitar bulan Februari dan mulai menurun pada Maret dan April. Baru benar-benar kurang ketika memasuki bulan Mei.(sumber : data curah hujan di stamet Waioti 1988 - 2010). Akan tetapi kondisi saat ini hujan telah berhenti sekitar akhir Maret. Dari curah hujan juga dilihat musim hujan tahun ini lebih sedikit curah hujannya daripada musim-musim sebelumnya.

TABEL 1.1 CURAH HUJAN BULANAN WAIOTI 1988-2010
Dari data pengamatan cuaca sinoptik di Stasiun Meteorologi Waioti Maumere, di dapatkan hujan terakhir tercatat pada tanggal 29 Maret 2010. Dengan total curah hujan bulan maret sebesar 13.9 mm. Selain itu untuk bulan April sampai dengan saya tulisan ini dibuat, tidak terjadi hujan. Dari data table 1.1 menunjukan perbedaan yang sangat mencolok antara rata-rata 12 tahun dengan data bulan Maret 2010. Dimana perbandingannya adalah 14.2 mm : 13.9 mm
TABEL 1.2 Curah Hujan permusim periode 2000/2001 – 2009/2010
Apa kira-kira penyebab minimnya curah hujan tahun ini? Baiklah, saya akan mencoba melihat beberapa faktor Meteorologi yang menyebabkan ini terjadi. Pertama adalah dari SOI, index SOI terlihat negatif pada bulan Maret menuju April, SOI menunjukan perbedaan tekanan antara Tahiti-Darwin. Index SOI negative berarti tekanan di Tahiti lebih rendah dari tekanan di Darwin. Merujuk pada pergerakan massa udara, dimana menuju ke tekanan yang lebih rendah, hal ini menyebabkan uap-uap air di sekitar perariran timur Indonesia bergerak menuju Tahiti. Akibatnya Perairan Timur Indonesia deficit uap air sehingga pembentukan awan-awan hujan akan berkurang. Hal ini lah yg disebut dengan El Nino. Dari data terkahir di bawah ini dapat dilihat SOI menunjukan nilai sekitar -15.
Gambar 1.1 Index SOI (sumber : www.bom.gov.au)
Kalau memang terjadi El Nino, mengapa disaat wilayah Indonesia bagian Timur berkurang curah hujannya, wilayah Indonesia bagian Barat malah dilanda bencana banjir? Nah, saat ini Indonesia sedang diliputi MJO yang banyak membawa awan-awan hujan. Hal ini dapat dilihat dari gambar OLR(Out Going Longwave Radiation) berikut.
Gambar 1.2 model outgoing longwave radiation(OLR) (sumber : NOAA)
Pada gambar kita melihat OLR negative(warna biru-biru muda) terjadi pada lintang sekitar 900 BT hingga sekitar 20o BB. Warna biru berarti negative yang artinya OLR di atas daerah tersebut kecil, dikarenakan ditutupi oleh awan-awan.
Selain MJO, yang sedang terjadi di Indonesia adalah DMI positif, data terakhir menunjukan DMI berada pada posisi + 0.2. DMI adalah Dipole Mode Index, merupakan perbedaan tekanan antara perairan timur Afrika dengan barat Sumatra. DMI positif berarti tekanan di timur Afrika lebih besar dari pada barat Sumatra, akibatnya massa udara akan membawa uap air menuju barat Sumatra sehingga bayak tumbuh awan-awan hujan di wilayah Indonesia.
Dari ketiga faktor di atas, ternyata yg lebih berpengaruh untuk wilayah Indonesia Timur khususnya Maumere-Flores adalah SOI(Southern Oscillation Index). SOI inilah yang lebih dominan dan menyebabkan berkurangnya curah hujan di Maumere, selain Maumere yang mulai memasuki musim kemarau. Untuk kedepannya masih ada harapan Maumere mendapatkan hujan, dikarenakan posisi MJO yg berada pada bujur yang tepat yaitu sekitar 900 BT hingga sekitar 20o BB. Tapi perlu diingat, siklus MJO hanya 30-45 hari, jadi setelah itu SOI akan dominan kembali yang berakibat berkurangnya curah hujan terutama di wilayah Indonesia bagian timur.
Demikian tulisan yang dapat saya buat. Mohon kritik dan sarannya karena tulisan ini sangat jauh dari sempurna. P.S. Boleh dijadikan bahan bacaan tapi belum layak dijadikan referensi karena belum teruji kebenarannya

Komentar

  1. Nice artikel, sekarang dinas dimana?

    Silahkan berkunjung di blog saya :
    http://iniceritakoe.blogspot.com

    BalasHapus

Posting Komentar